Sabtu, 14 Desember 2013

Dapatkah sistim protek backlight-inverter dilumpuhkan.

Gejala backlight-inverter mati protek.
Karena setiap LCD memunyai cara kerja yang sedikit berbeda, maka gejala backlight-inverter mati karena protek dapat ditunjukkan sebagai berikut :
  • Layar nyala sebentar terus gelap, led indikator tetap nyala hijau dan suara tetap ada.
  • Layar nyala sebentar terus pesawat mati, dan led indikator berubah merah kedip2.
  • Lampu backlight kedip-kedip (….kaya disco gitu lho)
 
Penyebab CCFL Inverter mati protek ada beberapa macam, antara lain adalah :
  • Salah satu tranfo HV (high voltage) ada yang rusak. Secara visual kadang tranfo yang rusak terlihat gosong kawat emailnya. Tranfo yang rusak kalau dicek resistansi pada kumparan sekundernya (bagian tegangan tinggi) biasanya berbeda nilainya dengan tranfo lainnya yang masih bagus (dapat tambah besar atau sebaliknya dapat pula tambah kecil)
  • Salah satu lampu CCFL tidak nyala karena rusak atau los kontak
  • Salah satu kapasitor tegangan tinggi rusak
  • Ada solderan pada bagian tegangan tinggi HV yang los kontak
  • Kerusakan pada bagian sirkit protek pada board inverter
 
Apakah sirkit protek dapat dilumpuhkan?
Pada saat backlight nyala pertama kali, tegangan backlight belum stabil. Dan hal ini dapat memicu sirkit protek aktip bekerja. Maka pada umumnya sirkit protek ditunda dulu beberapa detik kerjanya pada saat pertama kali inverter dihidupan.
Dibawah ini adalah contoh pin-out sebuah ic driver inverter CCFL OZ9983
clip_image002
Lamanya penundaan sistim protek ditentukan oleh besarnya nilai kapasitor pada pin-3 TIMER. Makin besar nilai kapasitor kama makin lama penundaan kerja sistim protek. Jika pin ini langsung dishort ke ground…..maka sistim protek akan tidak bekerja sama sekali.
Awas : Mematikan sirkit protek mungkin dapat berakibat Power FET inverter rusak jika ternyata tranfo HV rusak (short)
Beberapa contoh lainnya pin protek IC Driver Inverteryang perlu dishortkan ke ground (catatan ini kami peroleh dari blognya orang luar sono….jadi bukan pengalaman sendiri) :
  • TL5001 pin-5
  • TL1451 pin-15
  • TL5451 pin-15
  • BA9741 pin-15
  • BA9743 pin-15
  • MB3775 pin-15
  • AT1741 pin-15
  • AT1380 pin-2
  • KA7500 pin-1 dan 16
  • TL494 pin-1 dan 16
  • FA3629 pin-15 dan 16
  • FA3630 pin-7 and 10
  • OZ960 OZ962 pin-2
  • OZ965 pin-4
  • OZ9RR pin-8
  • AAT1100 pin-8
  • AAT1107 pin-15
Kapasitor pada pin ini diopen (dilepas)
  • BIT3101 pin-2 dan 15
  • BIT3102 pin-5
  • BIT3105 pin-4
  • BIT3106 pin-4 dan 27
  • BIT3107 pin-4
  • BIT3193 pin-15
Untuk mencari kaki pin-protek tipe lain, maka datasheet ic driver dapat dicari lewat “datasheet4u.net”
 
***************************

CCFL Backlight inverter (materi training P Hello)

materi training anggota P Hello Jogja 9 Juni 2013
Gejala kerusakan BL-inverter :
  • Ada suara –layar gelap (pesawat tidak menggunakan sirkit BL-error protek)
  • Layar nyala sebentar – terus pesawat mati sendiri (pesawat menggunakan sirkit BL-error protek)
  • Layar kedip-kedip
Contoh pin-out konektor BL-inverter kontrol :

1 Gnd Ground
2 Vcc (input) Suply tegangan Vcc
3 BL-on (input) Kontrol on-off BL-inerter 0v=off 3v=on
4 ADim (input) Kontrol terang-gelap lampu BL 2 – 3v
5 PWM Dim (input) Kontrol terang gelap lampu BL berupa pulsa PWM
6 Err/SOS (output) Normal=0v . Jika ada tegangan maka pesawat akan mati protek
Catatan :
  • Suply tegangan Vcc untuk setiap pesawat belum tentu sama
  • Adim/PWM dim hanaya salah satu yang digunakan

clip_image002
 
Blok BL-inverter terdiri dari :
  • IC Driver : sebagai pembangkit pulsa osilator untuk mendrive bagian FET output amplifiter.
  • FET output amplifer (half-bridge atau full bridge)
  • Tranfo HV, sebagai pembangkit tegangan tinggi (menggunakan tunggal atau beberapa tranfo)
  • Sirkit protektor
 
Sirkit protektor :
  • OVL = Over Voltage protektor - jika tegangan tinggi dari tranfo HV over, maka ic drive akan tidak bekerja
  • OLP = Open Lamp protektor – jika salah satu lampu tidak menyala maka Ic drive akan tidak bekerja
clip_image004
  • OVP ===> VS (voltage sensor)
  • FB ===> IS (current sensor)/feedback agar ccfl stabil
  • S3 ===> IS (current sensor)/open lamp
 
Beberapa penyebab  BL-inverter tidak kerja (lampu CCFL tidak nyala) :
  • Nyala lampu CCFL bisa diintip dari lubang yang ada dibelakang panel
  • Cek tegangan Vcc
  • Cek tegangan kontrol BL-on
  • Cek tegnagn kontrol dimmer
 
Beberapa penyebab BL-inverter mati protek.
  • Salah satu lampu CCFL tidak nyala (lepas/rusak/los kontak)
  • Salah satu tranfo rusak (setengah short/setengah putus)
  • FET atau IC driver rusak
  • Keramaik kapasitor tegangan tinggi rusak
  • Solderan los kontak
 
BL-inverter error kode :
  • Panasonic : kedip 1x
  • Sharp : kedip 1x
 
Catatan contoh beberapa pin-out ic driver yang penting diketahui :
FB Feedback mendapat input dari R-sense bagian output untuk mengkontrol agar arus CCFL stabil
ENA/STB Input kontrol on-off
COMP Mendapat input dari bagian output tegangan tinggi sebagai kontrol protek over voltage
IS Mendapat input dari kontrol Dimmer
VS Mendapat input dari bagian output tegangan tinggi sebagai kontrol agar nyala CCFL stabil
TIMER Dipasang kapasitor untuk menunda kerja protek pada saat BL-inverter dinyalakan pertama kali. Jika dipasang langsung ke groung maka sistim protek akan lumpuh
ERR/SOS Jika protektor bekerja, maka pin ini akan mengeluarkan tegangan
   
clip_image006
 
Kerja DIMMER pada penyalaan CCFL.
clip_image010clip_image012
                         CCFL nyala redup                                                                                                CCFL nyala terang
 
 
clip_image014FET AMPLIFIER HALF BRIDGE
 
clip_image016
HALF BRIDGE FET AMPLIFIER (non isolated). Disini Vcc mendapat tegangan rendah (misal 24v)
 
clip_image018
FULL BRIDGE FET AMPLIFIER (isolated), disini VCC mendapat tegangan 385v, ic driver ada pd bag sekunder (COLD chasis)
 
clip_image020
FULL BRIDGE FET AMPLIFIER (isolater), disini FET mendapat tegangan 385v (HOT Chasis), ic driver juga ada pd bag primer (HOT chasis)


clip_image022
FET AMPLIFIER FULL BRIDGE (menggunakan 2 buah ic)
 
 
***********************************************

Belajar Plasma display part.2 – PDP driver

Untuk mendrive panel LCD kita mengenal :
  • T Con (timing control) board
  • Lampu backlight dan Backlight Inverter board
 
Sedang untuk mendrive panel Plasma dibutuhkan lebih banyak bagian, yaitu
  • X Main Board, merupakan pembangkitkan pulsa-pulsa untuk elektrode X dari sinyal timing kontrol X yang berasal dari bagian Logic Main Board dengan cara menswitch on-off beberapa power FET.
  • Y Main Board, sebagai pembangkitkan pulsa-pulsa untuk elektrode Y dari sinyal Y timing kontrol yang diterima dari bagian Logic Board dengan cara menswitch on-off beberapa power FET.
  • Y Buffer atau Scan Buffer (Upper + Lower), merupakan board yang berisi beberapa buah Scan IC sebagai penghubung pulsa-pulsa Y ke panel PDP
  • Logic Main Board, merupakan pemroses data gambar digital dengan membangkitkan sinyal timing kontrol X dan Y. Board ini fungsinya mirip dengan T.Con pada LCD.
  • Logic Buffer Board, untuk mentransfer data ke Addrees elektrode-elektrode PDP melaui COF (Chip On Flexible) atau TCP (Tape carrier Package) yang menggunakan Drive Data IC
clip_image002
clip_image004
Contoh gambar COF atau TCP yang digunakan Samsung atau Philips

image
Blok diagram hubungan eletode-elektrode X, Y, dan Address line
 
Bahan Samsung – Philips training manual

**************************************